Bahaya Wifi Publik/Gratisan

 



Kebutuhan akan data internet sekarang layaknya seperti kebutuhan primer. Dari anak-anak hingga orangtua sudah bisa menggunakan SmartPhone baik Android maupun Iphone. Namun tidak semua orang prepare jika sewaktu-waktu paket data internet nya telah habis, dan berada di luar disaat yang bersamaan.
Nah dengan adanya wifi publik yang terkadang tersedia di tempat umum menjadi penyelamat dadakan untuk sebagian orang. Namun kita harus berhati-hati karena Wifi publik juga bisa berbahaya loh..
WiFi publik memiliki beberapa risiko keamanan yang perlu diwaspadai, antara lain:

Serangan Man-in-the-Middle (MitM): Peretas dapat menyisipkan diri antara perangkat Anda dan jaringan, mencuri data Anda, atau mengubah informasi yang Anda lihat.

 Phishing: Peretas dapat membuat situs web palsu yang terlihat seperti situs web yang sah, seperti situs web bank atau media sosial, untuk mencuri informasi pribadi Anda.


Malware: Peretas dapat menyebarkan malware melalui WiFi publik, yang dapat merusak perangkat Anda atau mencuri data Anda.


Pemantauan aktivitas online: Pemilik jaringan WiFi publik dapat memantau aktivitas online Anda, termasuk situs web yang Anda kunjungi dan data yang Anda bagikan.


Dikutip dari situs KOMINFO begini caranya agar pengguna internet dapat mengamankan diri  dengan tips-tips sebagai berikut:

1. Gunakan anti virus yang rutin diupdate baik pada komputer dan perangkat mobile merupakan perlindungan paling dasar. Update antivirus memperkaya basis data model virus terbaru meski kurang efektif pada virus metamorphic yang mampu mengubah kodenya sendiri.

2. Amankan informasi username dan password dari semua layanan dan perangkat yang dipakai. Serangan Mirai Botnet merupakan salah satu contoh dimana manajemen username password yang salah dapat mengakibatkan ratusan ribu perangkat IoT terkena botnet.

3. Pastikan akses melalui https apabila kita harus memasukkan informasi kartu kredit atau data pribadi lainnya ke dalam suatu laman.

4. Jangan pernah membuka tautan atau attachment dari email atau pesan grup yang tidak jelas pengirimnya.

5. Pergunakan fitur VPN apabila ingin koneksi kita tidak terekam atau ketika mengakses internet melalui hotspot gratis.

6. Gunakan fitur sandi dan tandatangan digital jika kita ingin memastikan keamanan email yang kita kirim dan integritas dokumen digital.

7. Berhati-hati dalam menyebarkan informasi pribadi di dalam media sosial. Lindungi data pribadi dan kredensial Anda, dengan hanya memberikan data pribadi sesuai kebutuhan dan tidak menyimpan kredensial pada aplikasi online.

8. Rutin backup data dan update informasi keamanan serta serangan siber sehingga mampu bertindak mengurangi risiko serangan

9. Gunakan aplikasi yang berasal dari sumber yang jelas dan dapat dipercaya, bukan aplikasi freeware atau shareware yang berasal dari sembarang sumber.

10. Batasi akses aplikasi pada perangkat kita sesuai kebutuhan dan bukan full akses
Jadi begitulah teman- teman kita harus tetap waspada baik didunia nyata maupun didunia internet. Karena kejahatan internet adalah kejahatan yang bisa dimanfaatkan oleh siapa pun.